​Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent mendesak Kongres AS untuk segera mengesahkan rancangan undang-undang struktur pasar kripto, Clarity Act, Selasa (15/9). Menurut Bessent, regulasi baru ini sangat krusial karena memberikan wewenang pengawasan yang jauh lebih kuat bagi Departemen Keuangan dalam melacak praktik penghindaran pajak serta berbagai modus kejahatan finansial di ekosistem aset digital.
​Di sisi lain, Bessent menepis kekhawatiran sektor perbankan konvensional dan menegaskan bahwa ekspansi instrumen kripto justru membawa dampak positif bagi ekonomi makro AS. Ia menilai lonjakan permintaan terhadap stablecoin akan memperkokoh dominasi nilai tukar dolar AS secara global, sekaligus mendongkrak penyerapan surat utang jangka pendek pemerintah (Treasury bills) yang selama ini menjadi aset dasar utama penerbitan token tersebut.
​Sikap percaya diri sang menteri turut memicu perdebatan panas di forum parlemen, di mana Anggota DPR Jim Himes mempertanyakan efektivitas langkah intervensi pasar obligasi pemerintah setelah imbal hasil (yield) US Treasury tenor 10 tahun naik 20 basis poin. Merespons keraguan tersebut, Bessent berdalih kondisi pasar akan jauh lebih memburuk tanpa intervensi itu, sembari menyoroti keberhasilan dua lelang obligasi terbaik dalam 20 tahun terakhir yang menempatkan pasar surat utang AS sebagai yang berkinerja terbaik di negara maju sejak Donald Trump kembali menjabat.



