asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BUSDT0.11426-0.00172 ( -1.48% )
BTCUSDT62,725.9-1424.13 ( -2.22% )
EPICUSDT0.403+0.019 ( +4.95% )
ETHUSDT1,779.67-40.7 ( -2.24% )
HYPEUSDT64.057-3.61 ( -5.34% )
IAGUSDT0.02335-0.00315 ( -11.89% )
SOLUSDT76.02-1.37 ( -1.77% )
TACUSDT0.00272-0.00039 ( -12.54% )
XRPUSDT1.0767-0.0244 ( -2.22% )
Powered by
Breaking News

Presiden Prabowo Persilakan Warga Yang Merasa Indonesia Suram Cari Negara Lain

User
July 13, 2026 | 14:13 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
July 13, 2026 | 14:13 WIB
Presiden Prabowo Persilakan Warga Yang Merasa Indonesia Suram Cari Negara Lain

Presiden Prabowo Subianto mengajak masyarakat untuk tetap optimistis terhadap masa depan Indonesia. Dalam pidatonya pada puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79, Prabowo menegaskan Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara yang semakin maju dan sejahtera.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa pihak-pihak yang merasa masa depan Indonesia suram dipersilakan mencari negara lain. Ia menekankan tidak ada larangan bagi siapa pun untuk meninggalkan Indonesia, namun mengajak masyarakat yang tetap berada di Tanah Air untuk bersatu dan bergotong royong membangun bangsa.

"Yang merasa Indonesia suram, silakan kalau mau cari negara lain. Silakan, tidak ada yang melarang," ujar Prabowo dalam pidatonya. Ia kemudian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama, dengan yang kuat membantu yang lemah agar Indonesia dapat bangkit dan mencapai kemakmuran.

Prabowo juga menegaskan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki masa depan yang cerah apabila seluruh masyarakat menjaga persatuan dan terus bekerja keras. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi modal utama dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah pidato yang menyoroti pentingnya koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi nasional. Prabowo berharap koperasi dapat terus berkembang dan menjadi instrumen untuk memperkuat perekonomian masyarakat serta mengurangi kesenjangan sosial.

Copiedbagikan