Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent menyatakan bahwa dominasi aset kripto dan stablecoin yang dipimpin AS berpotensi memperkuat posisi Dolar AS sebagai mata uang cadangan global. Dalam konferensi Ripple Swell yang berlangsung Selasa (27/10), Bessent menjelaskan bahwa kekuatan cadangan devisa dunia kini bertransformasi dari dominasi militer menjadi kepemimpinan di sektor teknologi.
​Bessent menekankan pentingnya adopsi stablecoin yang mayoritas (di atas 90%) dijamin oleh Dolar AS serta dibackup oleh surat utang negara (US Treasury) sebagai sarana pembuka pasar baru di negara-negara berkembang. Pertumbuhan adopsi ini dinilai tidak hanya melindungi tabungan masyarakat dari inflasi mata uang lokal, tetapi sekaligus menjadi sumber pendanaan strategis bagi perbendaharaan pemerintah AS.
​Meskipun pengesahan undang-undang komprehensif Clarity Act mengalami penundaan di Kongres, Bessent memastikan pihak Kemenkeu AS akan berkoordinasi erat dengan SEC dan CFTC untuk menyusun regulasi teknis. Langkah ini diambil untuk memberikan kepastian hukum bagi pelaku industri kripto onshore serta mencegah praktik pemutusan layanan perbankan (debanking) terhadap bisnis aset digital.



