asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
ALLOUSDT0.3872-0.0393 ( -9.22% )
BTCUSDT61,798.0-74.87 ( -0.12% )
ETHUSDT1,626.99-25.25 ( -1.53% )
HUSDT0.237+0.01701 ( +7.73% )
HMSTRUSDT0.0002602+0.0000874 ( +50.58% )
HOMEUSDT0.03337+0.00145 ( +4.54% )
HYPEUSDT54.38-4.55 ( -7.72% )
SAHARAUSDT0.01661-0.00263 ( -13.67% )
SOLUSDT63.64-1.71 ( -2.62% )
Powered by
News

Menteri Energi AS Bantah Klaim Trump Soal Operasi Rahasia Sita Minyak Iran

User
June 11, 2026 | 01:30 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
June 11, 2026 | 01:30 WIB
Menteri Energi AS Bantah Klaim Trump Soal Operasi Rahasia Sita Minyak Iran

​Donald Trump memberikan respons tidak biasa mengenai lonjakan inflasi Amerika Serikat yang menyentuh 4,2% dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Rabu (10/6). Trump secara blak-blakan menyatakan menyukai kondisi inflasi saat ini dan mengaitkannya dengan operasi militer rahasia berskala besar untuk menguras jutaan barel minyak Iran setiap malam, termasuk penyitaan 22 kapal tanker pada Selasa malam. Trump bahkan mengklaim bahwa operasi rahasia tersebut menjadi alasan utama mengapa harga minyak AS berhasil ditekan turun menuju level $85 per barel.

​Namun, klaim sepihak Trump tersebut langsung memicu kontradiksi tajam di internal pemerintahannya setelah Menteri Energi AS, Chris Wright, memberikan kesaksian berbeda di hadapan para anggota parlemen. Wright menyatakan secara terbuka bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui adanya operasi militer untuk menyita jutaan barel minyak dari Iran seperti yang digemborkan oleh Trump. 

​Kepada para pembuat kebijakan, Wright mengonfirmasi bahwa pasukan AS memang membantu memfasilitasi beberapa pengiriman minyak melalui Selat Hormuz dan mencatat adanya peningkatan signifikan pada lalu lintas kapal tanker selama sepekan terakhir, tetapi bukan dalam bentuk penyitaan ilegal. Kendati ada perbedaan informasi di dalam kabinet, Trump tetap optimistis dan berusaha meyakinkan pasar bahwa guncangan ekonomi ini hanya bersifat jangka pendek. Ia menjamin bahwa begitu ketegangan di koridor Timur Tengah mereda, harga energi global akan langsung jatuh ke level normal.

"Ketika ini semua berakhir, Anda akan melihat minyak turun ke tingkat harga sebelum perang ini terjadi," pungkas Trump.

Copiedbagikan