

.png)
.png)

Perusahaan teknologi Meta mengumumkan akan memangkas sekitar 10% dari total karyawannya sebagai bagian dari strategi efisiensi.
Langkah ini diperkirakan berdampak pada sekitar 8.000 karyawan di berbagai divisi.
Meta menyebut keputusan ini sebagai upaya untuk merampingkan operasional dan mengalokasikan sumber daya ke area yang lebih strategis, khususnya pengembangan kecerdasan buatan.
Di saat yang sama, Google juga dilaporkan melakukan pemangkasan tenaga kerja dalam beberapa periode terakhir.
Langkah serupa dilakukan dengan tujuan meningkatkan efisiensi serta mengalihkan fokus investasi ke pengembangan teknologi AI.
Tren ini menunjukkan perubahan besar di industri teknologi, di mana perusahaan mulai mengoptimalkan struktur organisasi untuk mendukung transformasi berbasis AI.
Dengan meningkatnya otomatisasi, beberapa peran dianggap tidak lagi relevan atau dapat digantikan oleh sistem berbasis kecerdasan buatan.
Di sisi lain, perusahaan justru meningkatkan investasi di sektor AI, termasuk infrastruktur, riset, dan pengembangan produk.
Fenomena ini mencerminkan pergeseran prioritas dari ekspansi tenaga kerja ke efisiensi berbasis teknologi.
Perkembangan ini juga menandai fase baru dalam industri teknologi, di mana AI menjadi pusat strategi bisnis global.