


​Monero (XMR) resmi mencetak rekor tertinggi baru sepanjang masa di atas 545 dolar AS, level yang belum pernah tersentuh dalam lima tahun terakhir. Aset kripto yang berfokus pada privasi ini mencatatkan lonjakan harga lebih dari 20% dalam sepekan dan 120% selama satu bulan terakhir, mendorong kapitalisasi market-nya menembus 9,5 miliar dolar AS dan masuk ke jajaran top 20 koin kripto terbesar.
​Reli harga ini dipicu oleh kekhawatiran market terhadap mata uang digital bank sentral (CBDC) yang dapat melacak transaksi pengguna. Meskipun menghadapi tantangan besar berupa penghapusan dari exchange global seperti Binance dan Kraken, permintaan terhadap Monero justru menguat sebagai aset pelindung privasi finansial.
​Venture Capitalist Chamath Palihapitiya turut memperkuat sentimen ini dengan prediksinya mengenai pergeseran tren menuju aset privat yang tahan terhadap komputasi kuantum. Dukungan narasi ini memberikan angin segar bagi Monero di saat pesaing utamanya, Zcash, justru sedang goyah akibat ditinggalkan oleh sejumlah developer.
​Kenaikan drastis ini membuktikan ketahanan kripto sektor privasi di tengah gempuran regulasi global. Performa Monero menegaskan bahwa meskipun akses di exchange terpusat dipersempit, kebutuhan market terhadap instrumen keuangan yang anonim dan bebas sensor tetap tinggi sebagai penyeimbang sistem transparansi radikal.