​Firma venture capital Multicoin Capital memilih bertahan pada sektor kripto dan menolak arus ekspansi ke kecerdasan buatan (AI) yang marak diikuti kompetitornya. Berdasarkan laporan Bloomberg pada Senin (19/10), entitas pengelola dana $2,7 miliar asal Austin ini menegaskan tidak akan memperluas cakupan investasinya ke bisnis AI independen. Sikap Multicoin berbanding terbalik dengan pemain besar lain seperti Paradigm, Framework Ventures, dan Haun Ventures yang mulai mengalihkan alokasi modal ke industri AI.
​General Partner Multicoin Capital, Spencer Applebaum, menyebut keahlian mendalam di industri aset kripto adalah keunggulan utama perusahaan. Karena itu, Multicoin tidak melihat alasan untuk mengubah fokus hanya demi mengejar tren AI. Sebagai bentuk eksekusi strategi tersebut, Multicoin mengonfirmasi bahwa token HYPE dari protokol derivatif terdesentralisasi Hyperliquid kini menjadi kepemilikan terbesar di hedge fund miliknya melalui pembelian di pasar publik.
​Komitmen Multicoin ini mempertegas keyakinan mereka terhadap fundamental jangka panjang pasar kripto. Saat ini token HYPE diperdagangkan di kisaran $79 dengan kapitalisasi pasar $17,5 miliar hingga $20,1 miliar, atau sekitar 17% sampai 20% di bawah rekor tertinggi sepanjang masanya (all-time high) di $98.



