BNB Foundation resmi merilis laporan burn token kuartalan ke-37 pada Senin (19/10). Dalam aksi pemusnahan berkala ini, ekosistem BNB memusnahkan sekitar 1,64 juta token BNB yang nilainya ditaksir mencapai $1,19 miliar (~$1,197 miliar). Langkah ini dilakukan untuk terus mengurangi jumlah BNB yang beredar di pasar hingga nanti menyisa 100 juta token, di mana saat ini pasokannya tersisa 131,51 juta token.
Proses burn ini berjalan secara otomatis tanpa campur tangan bursa Binance. Token yang dimusnahkan dikirim langsung ke alamat mati (blackhole address) di jaringan BNB Smart Chain (BSC). Jumlah BNB yang di-burn tiap tiga bulan dihitung berdasarkan rata-rata harga pasar dan seberapa aktif jaringan BSC dalam periode tersebut.
Pendiri Binance, Changpeng Zhao (CZ), melempar pertanyaan retoris melalui akun X pribadinya menanggapi kabar ini. Ia mempertanyakan apakah ada proyek blockchain lain yang mampu melakukan burn token sampai menembus angka $1,19 miliar hanya dalam satu kuartal. Selain program kuartalan ini, sebagian biaya transaksi di jaringan BSC juga terus di-burn secara otomatis setiap hari.



