

.png)
.png)

XRP dijuluki sebagai “perdagangan kripto terpanas 2026” oleh CNBC setelah mencatat kenaikan harga sekitar 25 persen hanya dalam pekan pertama tahun ini. Lonjakan tersebut terjadi di tengah kombinasi arus masuk ETF yang kuat, sentimen pasar yang semakin bullish, serta penurunan cadangan XRP di exchange.
CNBC menyoroti bahwa minat investor terhadap XRP meningkat signifikan sejak awal tahun, seiring bertambahnya eksposur institusional melalui produk investasi teregulasi. Arus dana ETF dinilai menjadi katalis utama yang mendorong permintaan, sekaligus meningkatkan legitimasi XRP di mata investor arus utama.
Selain faktor ETF, sentimen pasar yang membaik turut memperkuat reli harga. Optimisme investor tercermin dari meningkatnya aktivitas perdagangan dan percakapan positif di pasar, yang mendorong momentum beli dalam waktu singkat. Penurunan jumlah XRP yang tersimpan di exchange juga dipandang sebagai sinyal berkurangnya tekanan jual, karena lebih banyak token dipindahkan ke penyimpanan jangka panjang.
Kombinasi arus masuk institusional dan berkurangnya suplai likuid ini menciptakan kondisi yang mendukung kenaikan harga dalam jangka pendek. CNBC menilai dinamika tersebut menjadikan XRP salah satu aset kripto dengan performa paling menonjol di awal 2026.
Meski demikian, pelaku pasar tetap mencermati keberlanjutan tren ini di tengah volatilitas pasar kripto yang masih tinggi. Namun untuk sementara, XRP berhasil mencuri perhatian sebagai salah satu narasi terkuat di pasar kripto pada awal tahun.