


​Seorang trader dengan akun samaran Mk (@mk4_lul) dilaporkan melakukan kesalahan teknis yang berujung pada kerugian besar pada Selasa (19/5) pagi. Berdasarkan pelacakan data on-chain dari platform Hypurrscan, Mk awalnya berniat mengurangi posisi long emas miliknya senilai beberapa ratus ribu dolar di platform decentralized exchange (DEX) Hyperliquid. Namun, alih-alih mengaktifkan fitur perlindungan "reduce only", ia tidak sengaja memulai instruksi algoritma Time-Weighted Average Price (TWAP) untuk membuka posisi short.
​Kesalahan seting tersebut mengeksekusi perintah short sebesar 24.000 emas atau setara dengan nilai $109 juta atau sekitar Rp1,90 triliun dengan durasi waktu selama 50 menit. Sebelum Mk menyadari kelalaiannya dan mematikan perintah tersebut, sistem telah terlanjur mengeksekusi sebanyak 17.600 emas senilai $80 juta atau sekitar Rp1,40 triliun. Dalam waktu 10 menit setelah TWAP berjalan, harga komoditas emas global menurun 0,3 persen, sementara pasar internal Hyperliquid bergerak turun 0,5 persen.
​Setelah menyadari posisi portofolionya berbalik arah, Mk langsung melakukan pembalikan posisi dengan meluncurkan TWAP beli untuk menutup posisi short tersebut selama 2 hingga 4 jam berikutnya. Akibat insiden ini, ia mengalami kerugian bersih mencapai sekitar $400.000 atau setara kurang lebih Rp7 miliar.