asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.2328-0.0177 ( -7.07% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT77,980.0+4506.15 ( +6.13% )
tether usd iconethena iconENAUSDT0.1406+0.024 ( +20.58% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,502.12+168.64 ( +7.23% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT75.269+1.48 ( +2.01% )
tether usd iconpepe iconPEPEUSDT0.00000411+0.00000088 ( +27.25% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT93.59+5.75 ( +6.55% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.04113+0.00751 ( +22.34% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.4343+0.1659 ( +13.08% )
Powered by
powered by triv
News - Altcoins

Otoritas Singapura Masukkan Hyperliquid dalam Investor Alert List

User
June 29, 2026 | 06:07 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
June 29, 2026 | 06:07 WIB
Otoritas Singapura Masukkan Hyperliquid dalam Investor Alert List

​Otoritas Moneter Singapura (MAS) resmi memasukkan platform derivatif terdesentralisasi, Hyperliquid, ke dalam Investor Alert List. Menanggapi rilis daftar tersebut pada Jumat 26 Juni, pihak Hyperliquid segera memberikan pernyataan tertulis bahwa masuknya nama mereka merupakan bentuk peringatan bagi konsumen, bukan sebuah larangan operasional, tindakan penegakan hukum, ataupun temuan pelanggaran hukum.

​Hyperliquid menegaskan bahwa sejak awal mereka tidak pernah mengeklaim memiliki lisensi dari MAS. Sebagai penyedia infrastruktur keuangan yang bersifat permissionless, Hyperliquid beroperasi penuh di atas jaringan blockchain, di mana para pengguna tetap memegang kendali penuh atas aset mereka secara self-custody. Meskipun protokol tetap bisa memproses transaksi dan menyelesaikan perdagangan secara on-chain, langkah MAS ini sengaja diambil guna mengedukasi publik Singapura agar tidak menyalahartikan akses bebas platform tersebut sebagai bentuk perlindungan regulasi lokal.

​Tekanan regulasi ini hadir di tengah pertumbuhan masif Hyperliquid, di mana token aslinya, HYPE, sukses menembus jajaran sepuluh besar aset kripto global dengan kapitalisasi pasar mencapai $15,68 miliar. Skala operasional yang kian membesar ini mulai menarik perhatian regulator global setelah sebelumnya Inggris juga merilis peringatan serupa. Selain itu, model akses tanpa verifikasi identitas (no-KYC) yang diusung Hyperliquid sempat mendapat pujian dari Changpeng Zhao, sebelum akhirnya ia mengingatkan adanya batasan hukum yang berpotensi memicu perdebatan regulasi ke depan.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Bank Indonesia Tahan BI Rate di Level 5,75%
News - Breaking News
July 22, 2026 | 15:06 WIB