asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT75,954.4-2707.54 ( -3.44% )
BULLAUSDT0.02838-0.00402 ( -12.4% )
ETHUSDT2,265.6-76.13 ( -3.25% )
HYPEUSDT33.61-0.08 ( -0.24% )
PAXGUSDT4,958.26+257.06 ( +5.47% )
SLVONUSDT77.31-2.75 ( -3.43% )
SOLUSDT99.46-5.5 ( -5.24% )
XAUTUSDT4,931.3+261.51 ( +5.6% )
XRPUSDT1.5969-0.0276 ( -1.7% )
Powered by
News

​Pasca Market Crash: Whale Fokus Akumulasi, Ritel Justru Panik Jual

User
February 3, 2026 | 01:03 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
February 3, 2026 | 01:03 WIB
​Pasca Market Crash: Whale Fokus Akumulasi, Ritel Justru Panik Jual

​Riset terbaru dari firma analitik on-chain Glassnode memperlihatkan anomali menarik pasca kejatuhan harga Bitcoin ke level 76.000 dolar AS. Kelompok whales dengan kepemilikan minimal 1.000 BTC justru memanfaatkan momentum crash ini untuk melakukan akumulasi BTC secara agresif. Data mencatat jumlah entitas whale ini mengalami kenaikan signifikan, dari 1.207 entitas pada bulan Oktober menjadi 1.303.

​Para whales ini terdeteksi berada dalam fase akumulasi ringan dan konsisten mempertahankan saldo positif sejak Bitcoin menyentuh level 80.000 dolar AS pada akhir November lalu. Sepanjang periode konsolidasi harga yang berlangsung hingga Januari, investor institusional ini terlihat tenang membeli aset secara bertahap. Perilaku ini sangat kontras dengan sentimen pasar umum yang cenderung diselimuti ketakutan.

​Di sisi lain, investor ritel, khususnya pemilik saldo di bawah 10 BTC justru menunjukkan reaksi panik yang berlebihan. Laporan Glassnode mencatat bahwa kelompok ini secara konsisten menjadi penjual BTC selama satu bulan terakhir. Fenomena ini mencerminkan aksi kapitulasi massal dari investor kecil yang berusaha menghindari risiko penurunan lebih lanjut, sementara aset mereka secara efektif berpindah tangan ke investor institusi yang memiliki toleransi risiko lebih kuat.

Copiedbagikan