asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT62,822.0-518.12 ( -0.82% )
EPICUSDT0.379-0.341 ( -47.36% )
ETHUSDT1,781.76-12.81 ( -0.71% )
HEIUSDT0.1287-0.0024 ( -1.83% )
HMSTRUSDT0.0003122-0.0000355 ( -10.21% )
HYPEUSDT70.287+0.44 ( +0.63% )
NFPUSDT0.00682+0.00028 ( +4.28% )
SOLUSDT81.12-0.76 ( -0.93% )
VANRYUSDT0.005406+0.000355 ( +7.03% )
Powered by
News

Pemakaman Khamenei, Trump Tunda Negosiasi AS-Iran Hingga Prosesi Selesai

User
July 6, 2026 | 02:10 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
July 6, 2026 | 02:10 WIB
Pemakaman Khamenei, Trump Tunda Negosiasi AS-Iran Hingga Prosesi Selesai

​Donald Trump menyatakan bahwa negosiasi antara AS dengan Iran resmi ditunda hingga seluruh rangkaian upacara pemakaman Ali Khamenei selesai pada 9 Juli mendatang. Trump menyebutkan kedua belah pihak telah sepakat untuk mengambil jeda dan memastikan tidak akan ada aksi saling tembak selama periode tersebut berjalan.

Dalam wawancaranya bersama Axios, Trump mengaku terkejut saat melihat jutaan warga Iran menangis dalam prosesi berkabung, mengingat selama ini ia percaya bahwa rakyat Iran membenci mendiang Ayatollah Ali Khamenei. Menanggapi fenomena tersebut, Trump melontarkan pernyataan kontroversial dengan menyebut bahwa air mata yang dikeluarkan oleh para warga kemungkinan hanyalah air mata palsu.

Rangkaian pemakaman kenegaraan Ali Khamenei sendiri dijadwalkan berlangsung dari tanggal 4 hingga 9 Juli 2026 di beberapa kota besar seperti Tehran, Qom, dan Mashhad. Upacara besar ini sempat tertunda berbulan-bulan akibat perang yang pecah setelah sang pemimpin tewas dibunuh dalam operasi gabungan AS-Israel pada akhir Februari lalu. Kini, prosesi tersebut dihadiri oleh jutaan warga Iran serta delegasi resmi dari lebih dari 100 negara.

​Merespons pernyataan kontroversial Trump, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, langsung memberikan tanggapan melalui akun X pribadinya pada Minggu (5/7). Ia menekankan bahwa skala kerumunan massa serta kehadiran internasional yang masif dalam pemakaman ini menjadi bukti nyata betapa kompleksnya sentimen publik di Iran, yang sering kali mematahkan ekspektasi dari pihak luar.

​Di sisi lain, Reuters melaporkan bahwa Trump juga bersiap menggelar pertemuan dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, di Gedung Putih segera setelah KTT NATO pekan depan. Terkait rencana pertemuan ini, Trump sempat berseloroh dengan menyatakan bahwa Netanyahu tahu siapa bosnya.

Copiedbagikan