


​Protokol identitas digital World (sebelumnya Worldcoin) resmi meluncurkan update besar "World 4.0" pada Sabtu (18/4) guna memperkuat infrastruktur Proof of Human di skala global. Pembaruan ini dirancang khusus untuk membendung ancaman bot dan deepfake yang kian canggih di era AI. Saat ini, World ID telah menjangkau hampir 18 juta pengguna di 160 negara yang telah terverifikasi melalui perangkat biometrik Orb.
​Sistem baru ini memperkenalkan fitur one-time-use nullifiers, sebuah teknologi kriptografi yang memungkinkan pengguna melakukan verifikasi identitas tanpa risiko pelacakan antar platform. Selain itu, World mengumumkan integrasi strategis dengan aplikasi populer; mulai dari Tinder untuk verifikasi profil asli, Zoom untuk mendeteksi deepfake saat video call, hingga DocuSign. Ada juga fitur "Concert Kit" yang dirancang untuk membantu penyelenggara acara memberantas aksi spekulan tiket otomatis.
​Ekspansi ini juga merambah ke ekosistem AI melalui peluncuran AgentKit. Protokol ini memungkinkan agen AI untuk ditautkan ke identitas manusia yang terverifikasi, sehingga setiap transaksi atau tindakan sensitif tetap memerlukan persetujuan manusia (human-in-the-loop). Dengan peluncuran SDK sumber terbuka dan aplikasi World ID mandiri, perusahaan berupaya menjadikan sistem ini sebagai standar identitas digital yang menjamin akuntabilitas tanpa mengorbankan privasi pengguna.