asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BUSDT0.34964+0.01012 ( +2.98% )
BTCUSDT80,659.7+881.55 ( +1.11% )
DASHUSDT45.32-3.81 ( -7.76% )
DOGSUSDT0.0000666+0.0000333 ( +100.0% )
ELIZAOSUSDT0.0010664+0.0003342 ( +45.64% )
ETHUSDT2,370.88+6.93 ( +0.29% )
ORCAUSDT1.68-0.237 ( -12.36% )
SOLUSDT84.58-0.31 ( -0.37% )
XRPUSDT1.4052-0.0096 ( -0.68% )
Powered by
News

Elon Musk Bayar $1,5 Juta Untuk Selesaikan Tuduhan SEC Terkait Kepemilikan Twitter

User
May 5, 2026 | 09:44 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
May 5, 2026 | 09:44 WIB
Elon Musk Bayar $1,5 Juta Untuk Selesaikan Tuduhan SEC Terkait Kepemilikan Twitter

Pengusaha teknologi Elon Musk dilaporkan sepakat membayar $1,5 juta untuk menyelesaikan tuduhan dari U.S. Securities and Exchange Commission terkait kegagalannya mengungkapkan secara tepat waktu peningkatan kepemilikan saham di Twitter pada 2022.

Penyelesaian ini dilakukan tanpa adanya pengakuan kesalahan dari pihak Musk. SEC sebelumnya menilai bahwa keterlambatan pengungkapan kepemilikan saham tersebut berpotensi mempengaruhi transparansi pasar dan informasi yang diterima investor.

Kasus ini berawal dari akumulasi saham Twitter oleh Musk sebelum akhirnya mengumumkan kepemilikan besar yang kemudian berujung pada proses akuisisi perusahaan tersebut. Aturan di Amerika Serikat mengharuskan investor untuk melaporkan kepemilikan saham di atas ambang batas tertentu dalam jangka waktu yang ditentukan.

SEC menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan pelaporan sangat penting untuk menjaga integritas pasar modal. Sementara itu, penyelesaian di luar pengadilan seperti ini menjadi praktik umum dalam kasus regulasi tanpa harus melalui proses litigasi panjang.

Perkembangan ini kembali menyoroti pentingnya transparansi dalam aktivitas investasi skala besar, terutama yang melibatkan tokoh publik dan perusahaan teknologi besar.

Copiedbagikan