


​Pemerintah Oman mengambil langkah agresif untuk memperketat pengawasan regulasi terhadap industri kripto dengan meluncurkan mining pool nasional yang bersifat wajib. Berdasarkan pengumuman resmi pada Rabu (17/6), Kementerian Transportasi, Komunikasi, dan Teknologi Informasi Oman mewajibkan seluruh operator tambang Bitcoin berlisensi di negara tersebut untuk mengintegrasikan daya komputasi mereka ke dalam platform terpusat milik pemerintah.
​Infrastruktur dan teknologi di balik platform nasional bernama Omanhash.com ini dibangun oleh Enegix Global, perusahaan energi digital yang sebelumnya sukses menggarap proyek serupa di Kazakhstan, bekerja sama dengan Frontier Technologies LLC. Pada fase awal, kebijakan ini ditargetkan mampu mengonsolidasikan daya komputasi (hashrate) sebesar 10 exahashes per second (EH/s). Langkah ini sengaja diambil bukan untuk membatasi aktivitas penambangan, melainkan demi memberikan transparansi penuh kepada pemerintah terkait konsumsi energi, pendapatan operasional, serta arus keluar-masuk Bitcoin yang baru dicetak.
​Langkah strategis ini menandai babak baru dari investasi masif Oman di sektor penambangan industri sejak tahun 2022, termasuk fasilitas hydro-cooled di Salalah Free Zone yang kini total nilai investasinya telah melampaui $700 juta. Pendekatan terkontrol yang diterapkan Oman ini kontras dengan beberapa wilayah hukum lain yang memilih melarang total atau membebani penambang dengan pajak tinggi. Sebaliknya, Kesultanan Oman justru memilih menyematkan industri Bitcoin ke dalam strategi diversifikasi ekonomi nasional mereka di bawah payung pengawasan negara.