Bursa derivatif CME Group mengumumkan rencana peluncuran kontrak berjangka Bitcoin Cash BCH dan Uniswap UNI pada 19 Oktober mendatang, sembari menunggu tinjauan regulasi. Melansir siaran pers resminya pada Selasa (22/9), ekspansi ini merespons tingginya permintaan lindung nilai institusi di pasar altcoin likuid. Kabar ini langsung mendorong reli pasar, dengan harga BCH melonjak 25,7% ke level $337,07 dan UNI terkerek 6,7% ke posisi $9,41 dalam 24 jam terakhir.
​Instrumen baru ini hadir dalam dua ukuran untuk efisiensi modal pelaku pasar, yakni kontrak standar sebesar 250 BCH dan 10.000 UNI, serta kontrak mikro sebesar 25 BCH dan 1.000 UNI. Kehadiran opsi ini memberi keleluasaan bagi manajer investasi dalam mengelola risiko fluktuasi harga secara teregulasi sepanjang 24 jam penuh.
​Peluncuran ini memperkuat ekosistem derivatif kripto CME Group menyusul produk Bitcoin, Ether, XRP, hingga Solana. Pada paruh pertama 2026, rata-rata volume harian derivatif kripto di bursa ini menembus 279.800 kontrak senilai $8,3 miliar, sementara ekspansi kontrak altcoin terbarunya telah mencatat nilai nosional lebih dari $1 miliar sepanjang tahun berjalan.



