asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.723-0.026 ( -3.47% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT78,408.4-177.6 ( -0.23% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,477.99-10.53 ( -0.42% )
tether usd iconhemi iconHEMIUSDT0.00665-0.00071 ( -9.65% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT84.225-0.91 ( -1.07% )
tether usd iconiost iconIOSTUSDT0.001388+0.000555 ( +66.63% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT101.94-1.2 ( -1.16% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.0205-0.00289 ( -12.36% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.3929-0.0189 ( -1.34% )
Powered by
powered by triv
News

Pertama Sejak 1996, Emas Geser Obligasi AS Jadi Aset Cadangan Devisa Terbesar

User
August 31, 2026 | 00:30 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
August 31, 2026 | 00:30 WIB
Pertama Sejak 1996, Emas Geser Obligasi AS Jadi Aset Cadangan Devisa Terbesar

​Bank-bank sentral di berbagai belahan dunia resmi menjadikan emas sebagai aset cadangan devisa terbesar global, menggeser dominasi obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasuries) untuk pertama kalinya sejak 1996. Berdasarkan laporan riset terbaru yang dirilis Goldman Sachs pada Jumat (28/8) serta data International Monetary Fund (IMF), porsi dolar AS dalam cadangan devisa global kini merosot di bawah level 50% seiring masifnya diversifikasi moneter pasca pembekuan aset Rusia senilai $300 miliar pada 2022.

​Analis Goldman Sachs, Lina Thomas dan Daan Struyven, memproyeksikan harga emas akan terus reli hingga menembus $4.900 per troy ounce pada akhir 2026, naik dari kisaran $4.600 pada akhir Agustus. Mereka mencatat akumulasi emas oleh bank sentral melonjak menjadi rata-rata 50 ton per bulan sepanjang 2026, jauh melampaui rata-rata sebelum 2022 yang berada di level 17 ton per bulan.

​Pembelian emas oleh bank sentral bahkan sempat melesat hingga 100 ton per bulan pada Juni 2026, dengan Bank Sentral Tiongkok tercatat sebagai pembeli terbesar. Selain dorongan bank sentral untuk mengamankan aset yang bebas risiko sanksi dan ketidakpastian fiskal Barat, penguatan harga emas juga didukung oleh berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed tahun ini serta meningkatnya permintaan instrumen hedging di kalangan investor swasta.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan