Co-founder Solana, Anatoly Yakovenko, menegaskan batasan tegas terkait proyek yang berjalan di luar jaringan utama blockchain miliknya. Berdasarkan unggahan di media sosial X pada Kamis (29/10), Yakovenko menyatakan bahwa setiap proyek yang beroperasi di luar layer-1 (L1) Solana pada dasarnya berdiri sebagai jaringan independen dan bukan bagian dari ekosistem Solana.
​Pernyataan keras ini muncul menyusul perdebatan publik dengan pendiri platform decentralized trading BULK, kdot. BULK mengumumkan rencana ekspansi multichain dengan menghubungkan infrastruktur perpetual futures dan order book mandiri mereka ke beberapa jaringan lain seperti Arbitrum, HyperEVM, Arc, dan Tempo guna mempermudah deposit pengguna.
​Meskipun tercatat sebagai salah satu investor awal di BULK, Yakovenko menegaskan bahwa dukungan terhadap pendiri startup tidak berarti menyetujui seluruh arah strategi bisnis perusahaan. Di sisi lain, pihak BULK meyakini bahwa keterbatasan akses akibat keharusan memindahkan dana ke satu blockchain tertentu dapat menghambat pertumbuhan pengguna baru. Meski terjadi perbedaan pandangan arsitektur jaringan, kedua belah pihak sepakat untuk tetap memfokuskan pengembangan produk pada target pasar masing-masing.



