asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.228+0.0739 ( +47.96% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT64,678.9+384.48 ( +0.6% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT1,915.48+11.05 ( +0.58% )
tether usd iconheima iconHEIUSDT0.1361+0.0067 ( +5.18% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT58.462-0.7 ( -1.18% )
tether usd iconparcl iconPRCLUSDT0.010667+0.006213 ( +139.49% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT77.09+1.36 ( +1.8% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT0.6511-0.0214 ( -3.18% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.0411-0.00527 ( -11.37% )
Powered by
powered by triv
News - Breaking News

Polisi Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan TPPU

User
July 11, 2026 | 16:21 WIB
User
UpdatedGoldwin
July 11, 2026 | 16:21 WIB
Polisi Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan TPPU

Kepolisian Republik Indonesia resmi menetapkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Pengumuman tersebut disampaikan Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri, Irjen Pol. Totok Suharyanto, dalam konferensi pers bersama DPR dan Kejaksaan Agung di Jakarta, Sabtu (11/7).

Totok mengungkapkan penyidik telah memeriksa 15 saksi, dua orang ahli, serta melakukan sejumlah penggeledahan sebelum menggelar perkara.

"Kita telah melakukan pemeriksaan terhadap 15 saksi, dua ahli, termasuk telah lakukan beberapa penggeledahan. Kita sudah lakukan gelar perkara. Berdasarkan gelar perkara, kita sudah menetapkan dua tersangka, saudara DR yang diduga melakukan tindak pidana pencucian uang, yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi," ujar Totok.

Menurut Polri, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menilai telah terdapat alat bukti yang cukup berdasarkan hasil penyelidikan dan gelar perkara. Hingga saat ini, kepolisian belum merinci nilai dugaan kerugian negara maupun konstruksi lengkap perkara yang menjerat Febrie Adriansyah.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah sebelumnya Febrie mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Jampidsus pada hari yang sama. Kejaksaan Agung saat itu menyatakan pengunduran diri tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menjaga integritas, objektivitas, dan netralitas proses penegakan hukum di tengah proses hukum yang sedang berlangsung.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan