

.png)
.png)

Polygon Labs mengumumkan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terbaru pada 16 Juli 2026, seiring perusahaan melanjutkan proses transformasi bisnis dari fondasi pengembangan blockchain menjadi perusahaan pembayaran berbasis teknologi blockchain.
CEO Polygon Labs Marc Boiron mengatakan melalui platform X bahwa langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan proses integrasi tim dari bursa kripto Coinme yang tengah diakuisisi perusahaan. Menurutnya, penggabungan organisasi ini merupakan bagian dari strategi yang lebih besar untuk membawa Polygon Labs mencapai profitabilitas pada 2027.
Boiron menjelaskan bahwa perubahan struktur perusahaan membuat Polygon Labs harus berpisah dengan sejumlah karyawan. Meski demikian, perusahaan menyatakan akan memberikan pesangon serta dukungan bagi karyawan yang terdampak. Sebagian pegawai juga akan tetap bekerja untuk sementara waktu guna membantu proses transisi.
PHK kali ini menjadi pengurangan tenaga kerja kedua yang dilakukan Polygon Labs sepanjang 2026, sekaligus setidaknya menjadi putaran PHK keempat dalam empat tahun terakhir.
Sebelumnya, Polygon memang telah melakukan beberapa kali efisiensi. Pada Februari 2023, perusahaan memangkas sekitar 100 karyawan atau sekitar 20% dari total tenaga kerjanya. Setahun kemudian, sekitar 60 pegawai atau 19% staf kembali terdampak PHK.
Kemudian pada Januari 2026, sekitar 60 karyawan juga meninggalkan perusahaan. Pengurangan tersebut dilaporkan berkaitan dengan rencana akuisisi Coinme serta Sequence, yang kini menjadi bagian dari restrukturisasi bisnis Polygon Labs.
Transformasi ini menunjukkan fokus baru Polygon Labs untuk memperluas bisnis di sektor pembayaran berbasis blockchain, dengan harapan menciptakan model bisnis yang lebih berkelanjutan dan menguntungkan dalam beberapa tahun ke depan.