

.png)
.png)

Kontrak berjangka (futures) bursa saham Amerika Serikat memperpanjang pelemahan setelah pemerintah AS mengumumkan malam keenam berturut-turut operasi serangan terhadap target di Iran. Eskalasi konflik geopolitik tersebut kembali memicu kekhawatiran investor terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah dan prospek ekonomi global.
Meningkatnya ketegangan mendorong pelaku pasar mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, termasuk saham dan aset kripto. Di sisi lain, aset yang dianggap sebagai safe haven seperti emas dan dolar AS berpotensi mendapat peningkatan permintaan seiring naiknya ketidakpastian.
Konflik yang terus berlanjut juga meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan energi global. Pasar mencermati potensi gangguan terhadap jalur distribusi minyak di Timur Tengah yang dapat mendorong kenaikan harga energi dan memperbesar tekanan inflasi.
Bagi pasar kripto, meningkatnya ketegangan geopolitik dapat memicu volatilitas jangka pendek. Pergerakan harga Bitcoin dan aset digital lainnya diperkirakan akan sangat dipengaruhi oleh sentimen risiko global, arus dana institusional, serta perkembangan terbaru dari konflik di kawasan tersebut.