asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.7-0.034 ( -4.63% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT76,757.7-1489.83 ( -1.9% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,442.74-23.13 ( -0.94% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT79.227-4.2 ( -5.03% )
tether usd iconiost iconIOSTUSDT0.000998-0.000901 ( -47.45% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT99.04-2.64 ( -2.6% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT0.7277-0.0444 ( -5.75% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.02043-0.00021 ( -1.02% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.338-0.0559 ( -4.01% )
Powered by
powered by triv
News - Web3

Postingan Trump Sering Jadi Penggerak Market, Truth Social Luncurkan Fitur Berbayar

User
July 17, 2026 | 04:09 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
July 17, 2026 | 04:09 WIB
Postingan Trump Sering Jadi Penggerak Market, Truth Social Luncurkan Fitur Berbayar

​Trump Media & Technology Group mengumumkan akan meluncurkan layanan data berbayar berbasis API (Application Programming Interface) yang disebut "Truth API". Diumumkan melalui rilis resmi pada Kamis (16/7), pihak manajemen menyatakan bahwa layanan ini dirancang untuk memberikan akses real-time berlisensi kepada institusi keuangan dan firma algorithmic trading. Dengan kecepatan transmisi milidetik, pelanggan dapat memantau setiap postingan dari akun-akun paling berpengaruh di platform Truth Social secara instan.

​Langkah ini diambil untuk merespons realitas pasar di mana postingan Presiden Donald Trump kerap memicu volatilitas pasar global secara instan. Interim CEO Trump Media, Kevin McGurn, menegaskan bahwa pasar memang sudah bergerak berdasarkan postingan di Truth Social, sehingga layanan ini dihadirkan sebagai solusi bagi firma yang membutuhkan data berkecepatan tinggi agar tidak tertinggal oleh pergerakan informasi yang krusial.

​Layanan API ini dijadwalkan mulai beroperasi secara penuh untuk pelanggan institusional pada 1 Agustus 2026, dengan cakupan data 24/7 serta arsip postingan historis sejak tahun 2022. Selain menjadi sumber pendapatan baru yang diharapkan memberikan margin keuntungan tinggi, produk ini juga menjadi upaya perusahaan untuk menertibkan praktik scraping data tidak resmi yang selama ini melanggar ketentuan layanan platform.

​Meski demikian, peluncuran ini menuai kritik tajam terkait etika, potensi konflik kepentingan, hingga risiko insider trading. Pakar etika pemerintah menyoroti bahwa tindakan ini merupakan tindakan mengomersialkan akses istimewa terhadap informasi kepresidenan, di mana Presiden Trump secara pribadi diuntungkan sebagai pemegang saham utama perusahaan. Hingga saat ini, pihak Gedung Putih belum memberikan komentar resmi terkait langkah bisnis yang dilakukan perusahaan media milik keluarga presiden tersebut.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan