

.png)
.png)

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung bersiap mengumumkan tiga mega proyek di sektor kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor dengan nilai investasi yang diperkirakan melampaui $650 miliar. Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat posisi Korea Selatan sebagai salah satu pemimpin industri teknologi global.
Salah satu proyek utama yang akan diumumkan adalah pembangunan kawasan industri semikonduktor baru di wilayah barat daya Korea Selatan. Kawasan tersebut dirancang menjadi pusat produksi dan riset chip generasi berikutnya guna memenuhi lonjakan permintaan global, terutama dari industri AI.
Selain pembangunan klaster semikonduktor, pemerintah juga diperkirakan akan meluncurkan dua proyek strategis lainnya yang berfokus pada pengembangan infrastruktur AI, pusat data, serta penguatan rantai pasok teknologi tinggi.
Investasi besar-besaran ini mencerminkan semakin ketatnya persaingan global di sektor AI dan semikonduktor. Dalam beberapa tahun terakhir, Amerika Serikat, China, Jepang, hingga Uni Eropa telah menggelontorkan ratusan miliar dolar untuk membangun kapasitas produksi chip dan mempercepat pengembangan teknologi AI.
Bagi Korea Selatan, proyek tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing perusahaan-perusahaan domestik seperti Samsung Electronics dan SK Hynix, yang selama ini menjadi pemain utama di pasar chip memori dunia. Infrastruktur baru juga diproyeksikan menarik investasi swasta, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan rantai pasok nasional.
Jika seluruh proyek terealisasi, investasi lebih dari $650 miliar tersebut akan menjadi salah satu program teknologi terbesar dalam sejarah Korea Selatan dan mempertegas ambisi negara tersebut untuk menjadi pusat industri AI dan semikonduktor global.