


Ethereum Foundation (EF) resmi mengumumkan reorganisasi pada Selasa (23/6) dengan memangkas 54 karyawan atau sekitar 20% dari total stafnya. Pengurangan ini mengindikasikan bahwa EF memiliki anggota sekitar 270 staf sebelum kebijakan efisiensi ini dieksekusi. Langkah tersebut diambil guna menyesuaikan struktur organisasi dan anggaran agar EF bisa lebih fokus pada target jangka panjang tanpa terganggu oleh dinamika market. Bagi para kontributor yang terdampak, EF tetap bertanggung jawab dengan menyiapkan paket pesangon minimal satu bulan gaji per tahun masa kerja beserta dukungan transisi karier agar bisa tetap bekerja di industri kripto.
​Melalui struktur baru yang lebih ramping ini, EF memetakan fokus kerjanya ke dalam lima klaster strategis demi mengejar agenda CROPS (Censorship Resistance, Openness, Privacy, and Security). Kelima lini tersebut mencakup Protocol Layer yang memperkuat core protocol dan riset jangka panjang seperti post-quantum security, Access Layer untuk menjaga hak kedaulatan mandiri (self-sovereignty) pengguna serta agen AI, User Layer untuk mendalami kebutuhan riil pengguna, Community Layer demi menjaga independensi yayasan, hingga Institutional Layer yang menjembatani integrasi kriptografi dengan lembaga eksternal.
​Perampingan ini sengaja dilakukan agar EF dapat bergerak lebih lincah dan fokus dalam mengawal cetak biru agenda CROPS. Menariknya, karena EF hanyalah salah satu organisasi di tengah ekosistem besar Ethereum, restrukturisasi internal ini seharusnya tidak akan berdampak besar jaringan. Sifat ekosistem yang terdesentralisasi justru membuka ruang lebar bagi para kontributor yang lepas untuk tetap aktif membangun dan menyumbang kapabilitas mereka dari luar EF.