

.png)
.png)

Pendiri Bridgewater Associates Ray Dalio memperingatkan bahwa kehadiran central bank digital currency atau CBDC berpotensi menghapus privasi finansial masyarakat sekaligus memperbesar kekuasaan pemerintah atas sistem keuangan. Dalio menilai mata uang digital bank sentral bukan sekadar inovasi pembayaran, melainkan perubahan struktural yang membawa implikasi politik dan sosial yang luas.
Menurut Dalio, CBDC memungkinkan pemerintah memantau transaksi secara menyeluruh, mempermudah penarikan pajak secara langsung, menyita dana, hingga membatasi akses keuangan pihak tertentu. Ia menekankan bahwa dalam skenario ekstrem, instrumen tersebut dapat digunakan untuk memutus akses keuangan kelompok atau individu yang dianggap berseberangan secara politik.
Dalio juga menyoroti perbedaan mendasar antara CBDC dan uang tunai. Jika uang tunai masih memberi ruang anonimitas dan kebebasan bertransaksi, CBDC justru beroperasi dalam sistem terpusat yang sepenuhnya dapat diawasi. Hal ini, menurutnya, menggeser keseimbangan kekuasaan dari individu ke negara.
Peringatan tersebut muncul di tengah meningkatnya minat bank sentral global dalam mengembangkan dan menguji coba CBDC sebagai bagian dari modernisasi sistem pembayaran. Dalio mengingatkan bahwa sebelum implementasi dilakukan secara luas, masyarakat perlu memahami konsekuensi jangka panjang terhadap privasi, kebebasan ekonomi, dan hubungan antara negara dan warga.