


​Harvard University mengambil langkah mengejutkan dengan merombak total portofolio aset digital mereka pada kuartal pertama 2026. Berdasarkan dokumen 13F terbaru yang dirilis oleh SEC pada Sabtu (16/5) waktu setempat, dana abadi universitas ini dilaporkan sepenuhnya keluar dari posisi ETF Ethereum spot milik BlackRock senilai $86,8 juta. Padahal, posisi investasi pada produk Ethereum tersebut baru saja mereka buka pada kuartal sebelumnya.
​Tidak hanya mendepak Ethereum, Harvard juga terpantau memangkas kepemilikan mereka pada iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock sebesar 43%. Kepemilikan saham IBIT Harvard kini menyusut menjadi 3,04 juta saham dengan taksiran nilai sekitar $117 juta, setelah pada akhir tahun 2025 lalu mereka juga sempat melakukan pemangkasan sebesar 21%. Aksi jual ini membuat instrumen kripto terlempar dari daftar aset disclosed terbesar Harvard, digantikan oleh saham teknologi seperti Taiwan Semiconductor (TSMC), Alphabet, dan Microsoft.
​Langkah mundur yang diambil oleh manajemen Harvard ini mencerminkan adanya evaluasi ulang yang ketat terhadap risiko operasional dan volatilitas instrumen kripto. Di tengah koreksi harga market pada kuartal pertama, aksi rebalancing ini menjadi sinyal bahwa antusiasme institusi akademis terhadap produk ETF kripto mulai mendingin.