asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.1911-0.039 ( -16.95% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT69,563.4+4941.03 ( +7.65% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,259.77+347.34 ( +18.16% )
tether usd iconheima iconHEIUSDT0.126-0.009 ( -6.67% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT69.535+11.16 ( +19.12% )
tether usd iconpirate token iconPIRATEUSDT0.000764+0.000288 ( +60.5% )
tether usd iconparcl iconPRCLUSDT0.006693-0.003382 ( -33.57% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT85.59+8.66 ( +11.26% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.03235-0.00855 ( -20.91% )
Powered by
powered by triv
News

Regulasi Kripto AS Berubah Drastis Pasca Era Ketua SEC Gary Gensler

User
January 20, 2026 | 16:23 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
January 20, 2026 | 16:23 WIB
Regulasi Kripto AS Berubah Drastis Pasca Era Ketua SEC Gary Gensler

Kebijakan regulasi aset kripto di Amerika Serikat mengalami perubahan arah yang signifikan sejak Gary Gensler mengundurkan diri dari jabatan Ketua U.S. Securities and Exchange Commission pada Januari 2025 bertepatan dengan pelantikan Presiden Donald Trump. Gensler dikenal karena pendekatan yang ketat terhadap industri digital asset, namun era barunya ditandai oleh pergeseran kebijakan setelah kepemimpinannya berakhir.

Setelah Gensler keluar, Trump menunjuk Mark Uyeda sebagai pelaksana ketua SEC, dan kemudian Paul Atkins dikonfirmasi sebagai Ketua SEC baru. Di bawah kepemimpinan baru ini, banyak tindakan penegakan hukum dan investigasi yang berlangsung di era Gensler dibatalkan atau dihentikan, termasuk kasus terhadap beberapa perusahaan kripto besar. SEC juga melakukan restrukturisasi kepemimpinan yang kini mayoritas berorientasi pada pendukung deregulasi industri digital asset.

Perubahan kebijakan tersebut mencerminkan upaya pemerintah Trump untuk memberi ruang yang lebih luas bagi inovasi kripto dalam pasar modal, serta mengurangi tekanan regulasi yang selama ini dinilai membebani pelaku industri. Dalam konteks yang lebih luas, strategi ini juga sejalan dengan dukungan sektor private terhadap perkembangan aset digital, termasuk stablecoin dan tokenisasi aset.

Peralihan pendekatan regulator ini dipandang sebagai titik balik penting dalam lanskap regulasi kripto AS, yang berpotensi menarik investasi baru sekaligus menimbulkan tantangan terkait perlindungan investor dan kerangka hukum yang harus terus disesuaikan di masa depan.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Bank Indonesia Tahan BI Rate di Level 5,75%
News - Breaking News
July 22, 2026 | 15:06 WIB