asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.6916-0.036 ( -5.0% )
tether usd iconaurora iconAURORAUSDT0.06643-0.02582 ( -27.99% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT84,456.7-1706.9 ( -1.98% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,686.28-59.92 ( -2.18% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT93.716-3.32 ( -3.42% )
tether usd iconmubarak iconMUBARAKUSDT0.05278-0.02396 ( -31.22% )
tether usd iconneon evm iconNEONUSDT0.05299+0.0388 ( +273.43% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT114.78-3.37 ( -2.85% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.501-0.0664 ( -4.24% )
Powered by
powered by triv
News

Respon Lonjakan Yield Obligasi, Kemenkeu AS Intervensi lewat Buyback $6 Miliar

User
September 24, 2026 | 02:08 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
September 24, 2026 | 02:08 WIB
Respon Lonjakan Yield Obligasi, Kemenkeu AS Intervensi lewat Buyback $6 Miliar

​Kementerian Keuangan Amerika Serikat (US Treasury) mengumumkan aksi intervensi pasar berupa pembelian kembali (debt buyback) obligasi jangka panjang dengan nilai hingga $6 miliar yang akan dieksekusi pada Kamis (24/9). Angka ini melonjak tiga kali lipat dari rencana awal sebesar $2 miliar, dipicu oleh lonjakan tajam yield obligasi pemerintah tenor 10 tahun yang menembus level 5,125%.

​Berdasarkan dokumen resmi Bureau of the Fiscal Service tertanggal 23 September 2026, operasi buyback ini menyasar surat utang negara dengan rentang masa jatuh tempo dari 15 November 2046 hingga 15 Agustus 2056. Langkah ini merupakan bagian dari program pengelolaan kas berkala pemerintah untuk menyerap kembali obligasi berdurasi tinggi di pasar sekunder. Dengan menyerap obligasi berjangka panjang tersebut, Kemenkeu AS berupaya meningkatkan likuiditas pasar sekaligus menyeimbangkan kembali struktur utang pemerintah.

​Kenaikan yield ke atas kisaran 5,1% menandakan tekanan berat pada harga surat utang AS sekaligus memperketat kondisi likuiditas pasar secara global. Melalui suntikan modal pada instrumen berdurasi panjang ini, pemerintah AS berharap dapat menstabilkan pasar obligasi dan menahan laju kenaikan yield agar tidak berlanjut dan mengakibatkan lonjakan suku bunga kredit yang dapat memicu resesi global.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Data CPI Bulan Agustus Rilis, Inflasi AS Tetap di 3,4%
News - Breaking News
September 11, 2026 | 19:34 WIB