asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconbubblemaps iconBMTUSDT0.02269-0.01129 ( -33.23% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT63,992.1-1014.1 ( -1.56% )
tether usd iconepic chain iconEPICUSDT0.4149-0.1161 ( -21.86% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT1,875.92-38.25 ( -2.0% )
tether usd iconmubarak iconMUBARAKUSDT0.02114-0.00513 ( -19.53% )
tether usd iconnillion iconNILUSDT0.03999-0.00316 ( -7.32% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT76.04-0.53 ( -0.69% )
tether usd iconsubsquid iconSQDUSDT0.04615+0.01004 ( +27.8% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.10694-0.12192 ( -53.27% )
Powered by
powered by triv
News

Riset CoinShares Sebut Biaya Rata-rata Mining 1 Bitcoin Capai $74.600 - $137.800

User
December 3, 2025 | 15:22 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
December 3, 2025 | 15:22 WIB
Riset CoinShares Sebut Biaya Rata-rata Mining 1 Bitcoin Capai $74.600 - $137.800

Laporan terbaru dari CoinShares menunjukkan bahwa industri penambangan Bitcoin memasuki fase transformasi besar di pertengahan 2025. Meskipun jaringan Bitcoin terus tumbuh dengan hashrate global melampaui 1 Zettahash/s (ZH/s) profitabilitas penambang tradisional makin tertekan akibat melonjaknya biaya operasional dan rendahnya pendapatan transaksi.

Menurut laporan “Bitcoin Mining Report Q4 2025”, biaya tunai rata-rata untuk menghasilkan satu Bitcoin di kalangan penambang publik telah naik menjadi sekitar US$74.600, sedangkan biaya total (termasuk depresiasi alat dan kompensasi saham) mencapai US$137.800.

Pendapatan dari biaya per-hash (hash price) menyusut drastis: rata-ratanya hanya sekitar US$50 per PH/s per hari pada Q2 2025, dan fee transaksi kini kurang dari 1% dari total reward blok yang dianggap menyulitkan penambang untuk mendapatkan margin sehat.

Akibat tekanan margin tersebut, banyak penambang besar mulai mengalihkan fokus ke layanan AI dan High Performance Computing (HPC). Infrastruktur mining yang dulunya hanya dipakai untuk memproses blockchain kini dire-purposing sebagai data center untuk beban kerja AI, memungkinkan pendapatan tambahan yang tidak tergantung pada harga Bitcoin atau difficulty mining.

CoinShares menilai bahwa industri mining saat ini terbagi menjadi dua jalur: mereka yang terus mengandalkan mining tradisional dan mereka yang mendiversifikasi ke AI/HPC. Di masa depan, hanya penambang dengan biaya listrik rendah, hardware efisien, atau kontrak hosting AI berjangka panjang yang diprediksi mampu bertahan.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan