

.png)
.png)

Nilai tukar rupiah kembali menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS pada perdagangan Senin (27/7), memperpanjang tekanan di pasar keuangan domestik setelah pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Pelemahan ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran investor terhadap independensi bank sentral dan arah kebijakan moneter ke depan.
Pada perdagangan siang, rupiah diperdagangkan di atas level Rp18.000 per dolar AS setelah sebelumnya sempat bergerak di kisaran Rp17.900-an. Pelemahan tersebut menjadikan rupiah sebagai salah satu mata uang dengan performa terburuk di Asia pada hari ini.
Pengunduran diri Perry Warjiyo diumumkan sebelum pembukaan pasar dan langsung memicu respons negatif dari investor. Presiden Prabowo Subianto menerima pengunduran diri tersebut, sementara Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti ditunjuk sebagai Gubernur Bank Indonesia sementara hingga pengganti definitif ditetapkan. Sejumlah analis menilai pergantian mendadak di pucuk pimpinan Bank Indonesia berpotensi meningkatkan ketidakpastian terhadap independensi bank sentral.