asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT64,098.7-185.14 ( -0.29% )
tether usd iconepic chain iconEPICUSDT0.3672-0.0628 ( -14.61% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT1,910.12+23.21 ( +1.23% )
tether usd iconheima iconHEIUSDT0.1321-0.033 ( -19.99% )
tether usd iconholoworld ai iconHOLOUSDT0.0772+0.0071 ( +10.13% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT55.411+0.22 ( +0.39% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT76.76+0.86 ( +1.13% )
tether usd iconsubsquid iconSQDUSDT0.05066+0.00483 ( +10.54% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.07768-0.01868 ( -19.39% )
Powered by
powered by triv
News

Utang Pemerintah AS Tembus $40 Triliun

User
August 12, 2026 | 13:41 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
August 12, 2026 | 13:41 WIB
Utang Pemerintah AS Tembus $40 Triliun

Utang pemerintah Amerika Serikat terus membengkak dan kini telah mendekati $40 triliun atau sekitar Rp712 kuadriliun. Data Joint Economic Committee (JEC) menunjukkan total utang nasional AS mencapai sekitar $39,83 triliun per 5 Agustus 2026.

Dari jumlah tersebut, sekitar $32,10 triliun merupakan utang yang dipegang publik, sementara sekitar $7,73 triliun merupakan utang antarlembaga pemerintah. Besarnya utang tersebut membuat biaya bunga menjadi salah satu beban terbesar dalam anggaran federal AS.

Pemerintah AS kini menghabiskan sekitar $3 miliar atau hampir Rp53 triliun setiap hari hanya untuk membayar bunga utang. Data Congressional Budget Office (CBO) sebelumnya menunjukkan pembayaran bunga bersih mencapai $628 miliar selama tujuh bulan pertama tahun fiskal 2026, setara rata-rata sekitar $2,96 miliar per hari.

Beban tersebut diperkirakan terus meningkat. CBO memproyeksikan pembayaran bunga utang bersih pemerintah AS mencapai sekitar $1 triliun sepanjang 2026, naik sekitar 7% dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam satu dekade ke depan, total pembayaran bunga diproyeksikan mencapai $16,2 triliun.

Lonjakan biaya bunga terjadi karena dua faktor utama, yakni jumlah utang yang terus bertambah dan tingkat suku bunga yang relatif tinggi. Ketika surat utang lama jatuh tempo dan harus diganti dengan obligasi baru berbunga lebih tinggi, biaya yang harus ditanggung pemerintah ikut meningkat.

Besarnya pembayaran bunga juga berpotensi mempersempit ruang fiskal pemerintah AS. Semakin banyak anggaran yang digunakan untuk membayar bunga, semakin sedikit ruang yang tersedia untuk membiayai program pemerintah lainnya tanpa meningkatkan penerimaan atau menambah utang baru.

Kondisi utang AS menjadi perhatian pasar global karena surat utang pemerintah Amerika merupakan salah satu fondasi sistem keuangan dunia. Perkembangan utang, suku bunga, dan kebijakan fiskal AS dapat ikut memengaruhi dolar, obligasi, saham, emas hingga Bitcoin.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan