asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
tether usd iconlorenzo protocol iconBANKUSDT0.07032-0.09561 ( -57.62% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT64,872.0+1002.12 ( +1.57% )
tether usd iconcoti iconCOTIUSDT0.01472-0.00189 ( -11.38% )
tether usd icondexe iconDEXEUSDT2.372-0.484 ( -16.95% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT1,921.01+21.9 ( +1.15% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT54.974+0.22 ( +0.41% )
tether usd iconpepe iconPEPEUSDT0.00000278+0.00000006 ( +2.21% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT74.53+1.21 ( +1.65% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.0876+0.0131 ( +1.22% )
Powered by
powered by triv
News

Rusia Dorong Adopsi Rubel Digital di Kawasan BRICS

User
February 13, 2026 | 07:09 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
February 13, 2026 | 07:09 WIB
Rusia Dorong Adopsi Rubel Digital di Kawasan BRICS

​Rusia berencana menggunakan rubel digital sebagai instrumen utama dalam setelmen perdagangan antarnegara anggota BRICS. Timur Aitov, Ketua Komite Keamanan Pasar Finansial Rusia, menyatakan bahwa negara-negara BRICS memerlukan mata uang digital bank sentral (CBDC) untuk memfasilitasi transaksi antarnegara. Bank of Russia sendiri menargetkan implementasi sistem pembayaran rubel digital ini sudah bisa berjalan pada 1 September mendatang.

​Aitov mengakui bahwa kebutuhan domestik terhadap CBDC sebenarnya tidak terlalu mendesak bagi individu maupun perbankan lokal. Namun, ia menekankan bahwa rubel digital dirancang sebagai proyek internasional yang strategis. Langkah ini dipandang sebagai upaya Rusia untuk membangun sistem pembayaran alternatif dan mengurangi ketergantungan pada jaringan transaksi global yang didominasi oleh dolar AS, terutama sejak adanya sanksi dari negara-negara Barat.

​Integrasi rubel digital dalam ekosistem perdagangan BRICS diprediksi akan mengubah struktur setelmen internasional secara signifikan. Penggunaan CBDC dianggap mampu menawarkan efisiensi dan keamanan lebih tinggi dalam transaksi antarnegara anggota tanpa harus melalui sistem keuangan tradisional Barat. Jika berhasil, langkah Rusia ini bisa menjadi katalis bagi negara-negara berkembang lainnya untuk beralih ke aset digital dalam perdagangan kedaulatan mereka.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan