

.png)
.png)

Saham Solmate anjlok lebih dari 98% sejak perusahaan menyelesaikan pendanaan senilai $300 juta dan mengubah strategi bisnisnya menjadi perusahaan dengan treasury berbasis Solana.
Perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai Brera Holdings itu melakukan rebranding menjadi Solmate pada September 2025. Bersamaan dengan perubahan identitas tersebut, Solmate mengumumkan strategi baru yang berfokus pada akumulasi aset Solana (SOL) sebagai bagian dari treasury perusahaan.
Untuk mendukung transformasi tersebut, Solmate berhasil menghimpun pendanaan privat senilai $300 juta dari sejumlah investor ternama, termasuk ARK Invest milik Cathie Wood, Pulsar, RockawayX, serta Solana Foundation.
Meski memperoleh dukungan investor institusional dan menguasai sekitar 2 juta SOL di neracanya, kinerja saham Solmate justru mengalami tekanan yang sangat tajam. Harga saham perusahaan telah merosot lebih dari 98% sejak strategi baru tersebut diumumkan.
Penurunan tersebut mencerminkan tingginya volatilitas yang dapat dihadapi perusahaan publik yang mengadopsi strategi treasury berbasis aset kripto. Selain dipengaruhi pergerakan harga SOL, valuasi perusahaan juga sangat bergantung pada sentimen investor terhadap sektor aset digital secara keseluruhan.
Fenomena ini menunjukkan bahwa kepemilikan aset kripto dalam jumlah besar tidak selalu mampu menopang harga saham perusahaan. Investor tetap mempertimbangkan faktor fundamental bisnis, prospek pendapatan, serta kondisi pasar sebelum memberikan valuasi terhadap emiten yang mengadopsi strategi treasury kripto.