asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT66,591.5+2631.32 ( +4.11% )
ETHUSDT1,814.17+155.45 ( +9.37% )
HUSDT0.43516-0.05928 ( -11.99% )
HMSTRUSDT0.0001598-0.0000088 ( -5.22% )
HYPEUSDT67.942+7.6 ( +12.6% )
SOLUSDT73.75+6.52 ( +9.7% )
TRXUSDT0.3191+0.0016 ( +0.5% )
XRPUSDT1.2445+0.1136 ( +10.05% )
Powered by
News - Web3

Sebut Adopsi Blockchain Tak Terhentikan, Putra Joe Biden Dukung Penuh Kripto

User
June 8, 2026 | 04:34 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
June 8, 2026 | 04:34 WIB
Sebut Adopsi Blockchain Tak Terhentikan, Putra Joe Biden Dukung Penuh Kripto

​Putra mantan Presiden AS, Hunter Biden, secara terbuka menyuarakan dukungannya terhadap Bitcoin dan teknologi blockchain. Melalui sebuah diskusi di platform X pada Sabtu (6/6), ia menegaskan pandangannya bahwa blockchain yang terdesentralisasi merupakan sebuah masa depan yang tak terhindarkan.

​Dalam pernyataan tersebut, Hunter memproyeksikan bahwa institusi keuangan konvensional dan bank-bank lama akan terus memberikan penolakan terhadap transisi teknologi ini. Meski demikian, ia meyakini bahwa resistensi dari sektor perbankan tradisional tersebut pada akhirnya tidak akan mampu menghentikan laju ekspansi infrastruktur keuangan berbasis blockchain.

​Sikap pro-kripto ini sangat bertolak belakang dengan pendekatan keras pemerintahan ayahnya terhadap regulasi aset digital. Selama masa kepresidenan Joe Biden, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) gencar melakukan penyelidikan dan penindakan hukum terhadap berbagai entitas kripto besar, termasuk Binance, Coinbase, Uniswap, dan Ripple. Langkah agresif pemerintah tersebut kerap dikritik oleh pelaku industri karena dinilai membatasi ruang gerak bank tradisional untuk berpartisipasi penuh dalam bisnis kustodian kripto.

​Meski komentarnya dapat menjadi sentimen positif jangka panjang bagi wacana adopsi Bitcoin, pasar merespons dengan netral karena hal ini dinilai tidak akan berdampak langsung pada perubahan kebijakan. Hal ini juga tergambar pada data dari platform pasar prediksi Kalshi, yang menunjukkan peluang Hunter Biden untuk menjadi nominasi calon presiden dari Partai Demokrat pada tahun 2028 hanya berada di angka 1,7 persen, tertinggal jauh dari Gubernur California Gavin Newsom yang memimpin di angka 21 persen

Copiedbagikan