

.png)
.png)

Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai seluruh informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, berbagai narasi di platform digital belum tentu mencerminkan kondisi yang sebenarnya karena media sosial dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memengaruhi opini publik.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Ia menilai media sosial telah menjadi fenomena global yang dapat digunakan oleh pihak yang memiliki sumber daya untuk membentuk persepsi masyarakat.
Prabowo mengimbau masyarakat agar tidak mudah tertipu oleh informasi yang beredar di dunia maya. Ia mengajak masyarakat untuk tetap percaya kepada pemimpin yang telah dipilih melalui proses demokrasi, seraya menekankan pentingnya melihat hasil kerja pemerintah secara langsung dibanding hanya mengandalkan informasi di media sosial.
Dalam pidato yang sama, Prabowo juga menyinggung sejumlah capaian pemerintah, mulai dari perbaikan kinerja badan usaha milik negara (BUMN), peningkatan efisiensi anggaran, hingga berbagai program pembangunan yang menurutnya mulai menunjukkan hasil. Ia menyebut langkah-langkah tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan Presiden tersebut muncul di tengah semakin besarnya pengaruh media sosial dalam membentuk opini publik. Pemerintah pun terus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan literasi digital serta memverifikasi informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.