​Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) resmi mengajukan proposal pembaruan regulasi dan formulir bagi Biro Administrasi Efek (transfer agents) terdaftar pada Selasa (1/9). Langkah ini menandai perombakan substantif pertama terhadap regulasi terkait sejak aturan lama diterapkan pada akhir dekade 1970-an dan awal 1980-an, guna menyesuaikan sistem kliring dan settlement nasional dengan lanskap teknologi modern.
​Ketua SEC Paul S. Atkins menegaskan perlunya penyesuaian regulasi dengan perkembangan operasional terkini. "Proposal ini akan menyederhanakan dan memodernisasi aturan Komisi untuk mencerminkan proses dan operasi Biro Administrasi Efek saat ini, termasuk penggunaan komunikasi elektronik dan teknologi blockchain terkait dengan penawaran efek dan transfer saham," ujar Atkins. Direktur Divisi Perdagangan dan Pasar SEC, Jamie Selway, turut menambahkan bahwa evaluasi terhadap aturan lama menjadi langkah krusial di tengah perkembangan teknologi dan pasar yang semakin kompetitif.
​Rancangan pembaruan regulasi ini mencakup amendemen aturan dan formulir yang ada, pencabutan aturan lama, serta pengenalan ketentuan baru terkait sistem pencatatan elektronik dan layanan bagi emiten, investor, maupun perantara pasar modal. Dokumen proposal resmi telah dirilis di laman SEC.gov dan akan dipublikasikan di Federal Register, dengan periode penyampaian masukan publik (public comment) dibuka selama 60 hari ke depan.



