asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
tether usd iconlorenzo protocol iconBANKUSDT0.06609-0.10337 ( -61.0% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT64,868.0+923.99 ( +1.45% )
tether usd iconcoti iconCOTIUSDT0.01519-0.00298 ( -16.4% )
tether usd icondexe iconDEXEUSDT2.42-0.408 ( -14.43% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT1,922.06+28.35 ( +1.5% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT54.781+0.03 ( +0.05% )
tether usd iconpepe iconPEPEUSDT0.00000277+0.00000005 ( +1.84% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT74.7+1.58 ( +2.16% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.0904+0.0214 ( +2.0% )
Powered by
powered by triv
News

Bank Sentral Jepang Resmi Uji Coba Teknologi Blockchain untuk Sistem Kliring

User
March 4, 2026 | 00:26 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
March 4, 2026 | 00:26 WIB
Bank Sentral Jepang Resmi Uji Coba Teknologi Blockchain untuk Sistem Kliring

​Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BOJ) resmi meluncurkan regulatory sandbox untuk menguji teknologi blockchain dalam sistem kliring dana bank sentral. Gubernur BOJ, Kazuo Ueda, menyatakan pada Senin (3/2) bahwa uji coba ini bertujuan memodernisasi verifikasi transaksi antarbank menggunakan uang bank sentral yang ditokenisasi. Langkah ini merupakan lompatan besar Jepang dalam mengintegrasikan teknologi blockchain ke dalam infrastruktur keuangan inti negara.

​Melalui program ini, BOJ mengeksplorasi penggunaan smart contracts untuk mengotomatisasi mekanisme kliring agar proses verifikasi dan penyelesaian sekuritas menjadi lebih cepat. Jepang juga bergabung dalam Project Agora bersama Bank for International Settlements (BIS) untuk menguji sistem kliring lintas batas menggunakan deposit yang ditokenisasi. Inisiatif ini diharapkan mampu menekan biaya operasional dan mempercepat efisiensi pembayaran internasional secara signifikan.

​Langkah resmi BOJ ini memberikan sentimen positif bagi perkembangan market aset digital di Jepang yang kini semakin teratur secara regulasi. Fokus utama pengujian ini adalah memperkuat sistem kliring grosir antarlembaga keuangan untuk mengurangi risiko keterlambatan transaksi. Dengan dukungan para ahli teknologi, Bank of Japan menargetkan infrastruktur berbasis blockchain ini dapat menjadi fondasi perbankan digital Jepang yang lebih tangguh di masa depan.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan