


​Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) resmi merilis data Indeks Harga Produsen (PPI) untuk bulan Mei pada Kamis (11/6). Data menunjukkan PPI tahunan (YoY) melonjak ke angka 6,5%, sedikit di atas ekspektasi market sebesar 6,4% dan naik dari data bulan sebelumnya di level 6,0%. Meskipun angka utama mengalami kenaikan, tekanan inflasi di tingkat produsen sebenarnya menunjukkan tanda-tanda mereda melalui komponen intinya.
​Berdasarkan laporan resmi tersebut, Core PPI YoY (inflasi produsen inti yang tidak menghitung sektor makanan dan energi) justru mendingin di angka 4,9%. Angka ini jauh lebih rendah dari perkiraan konsensus para analis yang memproyeksikan lonjakan hingga 5,4%. Hasil yang berada di bawah ekspektasi market ini menjadi indikator penting bahwa biaya produksi di luar sektor komoditas yang volatil mulai bergerak stabil.
​Mendinginnya data PPI inti ini langsung mempengaruhi pergerakan market kripto melalui ekspektasi kebijakan moneter. Angka inflasi inti yang berada di bawah perkiraan memberikan ruang bagi The Fed untuk mempertimbangkan pelonggaran kebijakan atau pemangkasan suku bunga pada pertemuan mendatang. Harapan akan suku bunga yang lebih rendah ini menjadi stimulus positif bagi aset berisiko seperti kripto karena mengurangi daya tarik obligasi pemerintah.