


​Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) menyatakan kesiapannya untuk mengambil langkah proaktif dalam menyusun kerangka regulasi aset digital. Dalam wawancara eksklusif di CNBC pada Selasa (28/7), Pimpinan SEC Paul Atkins menyatakan bahwa lembaga yang dipimpinnya siap dan mampu untuk merumuskan aturan kripto secara mandiri apabila Kongres AS mengalami penundaan dalam mengesahkan Rancangan Undang-Undang CLARITY Act.
​Meski SEC siap bergerak cepat melalui diskresi regulasinya, Paul Atkins tetap menekankan pentingnya dukungan dari legislatif demi menciptakan ekosistem finansial digital yang stabil. Ia mengkonfirmasi komitmennya untuk membantu Kongres dalam memuluskan pembahasan CLARITY Act, termasuk memberikan bantuan teknis yang dibutuhkan. Menurutnya, kepemimpinan AS dalam revolusi keuangan digital hanya dapat terwujud jika energi para inovator diimbangi dengan kerangka regulasi yang sepadan dan mendukung pertumbuhannya.
​Atkins menambahkan bahwa kepastian hukum berbasis undang-undang (statute) tetap menjadi fondasi utama yang sangat krusial. Regulasi yang sah secara hukum dinilai penting untuk memberikan kepastian jangka panjang yang tahan masa depan (future-proof), sehingga para pelaku industri memiliki arah yang jelas untuk berinovasi tanpa bayang-bayang ketidakpastian hukum di masa mendatang.
Stay Updated
Follow Cryptowave di Google News
Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.