asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
ALLOUSDT0.3739-0.0965 ( -20.51% )
BUSDT0.11417+0.00487 ( +4.46% )
BTCUSDT64,474.0+2417.71 ( +3.9% )
ETHUSDT1,868.23+101.57 ( +5.75% )
HEIUSDT0.1102+0.0116 ( +11.77% )
HYPEUSDT64.956+1.12 ( +1.76% )
IAGUSDT0.0208-0.00255 ( -10.92% )
SOLUSDT77.04+1.97 ( +2.62% )
XRPUSDT1.1012+0.0381 ( +3.58% )
Powered by
News

Kevin Warsh Janji Reformasi The Fed demi Bereskan Dampak Kebijakan Tahun 2020

User
July 14, 2026 | 23:34 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
July 14, 2026 | 23:34 WIB
Kevin Warsh Janji Reformasi The Fed demi Bereskan Dampak Kebijakan Tahun 2020

​Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, menegaskan komitmen kuat untuk melakukan perubahan rezim dalam kebijakan moneter Amerika Serikat. Dalam pidatonya di hadapan Kongres pada Selasa (14/7), Warsh bertekad untuk menghapus inflasi yang ia sebut sebagai pajak tersembunyi yang tidak adil bagi rakyat dan bisnis Amerika, sekaligus memperbaiki dampak kebijakan dari tahun 2020.

​Warsh secara terbuka mengkritik kerangka flexible average inflation targeting yang diadopsi pada tahun 2020 sebagai kesalahan fatal yang menyebabkan inflasi melonjak jauh melampaui target.

"Anggota Komite kami tidak menoleransi inflasi yang tinggi secara persisten, dan kami memiliki komitmen kuat untuk memulihkan stabilitas harga," tegasnya di hadapan para anggota parlemen dalam sesi kesaksian tersebut.

​Sebagai langkah konkret, Warsh telah membentuk lima gugus tugas (task forces) untuk mengevaluasi seluruh aspek operasional The Fed, mulai dari komunikasi, teknologi, neraca keuangan, hingga data ekonomi. Ia menargetkan perombakan sistematis ini akan mengubah arah bank sentral dalam waktu dekat guna memastikan kebijakan moneter yang jauh lebih efektif untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian global.

​Di sisi lain, Warsh tetap optimistis terhadap ketangguhan ekonomi AS. Ia menyoroti lonjakan investasi bisnis, khususnya di sektor Kecerdasan Buatan, sebagai motor penggerak ekonomi baru. Warsh meyakini bahwa ledakan produktivitas dari investasi AI nantinya akan menjadi faktor penting dalam meredam tekanan inflasi dan memperkuat fundamental ekonomi Amerika Serikat di masa depan.

Copiedbagikan