


​Senat Amerika Serikat resmi mengkonfirmasi penunjukan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed) yang baru menggantikan Jerome Powell. Dalam pemungutan suara yang dilakukan pada Rabu (13/5) waktu setempat, Warsh berhasil mengamankan dukungan mayoritas dengan hasil akhir 54 suara setuju berbanding 45 suara menolak. Kemenangan tipis ini diperoleh melalui dukungan solid dari mayoritas Partai Republik di Senat.
​Warsh bukanlah sosok asing di lingkungan bank sentral, setelah sebelumnya sempat menjabat sebagai anggota Dewan Gubernur Federal Reserve pada periode 2006 hingga 2011. Selama masa jabatannya, ia memegang peran krusial sebagai utusan Fed untuk negara-negara G20 serta bertugas sebagai penghubung bagi ekonomi berkembang di wilayah Asia. Ia dijadwalkan akan memimpin rapat pertamanya pada 16–17 Juni mendatang.
​Sebelum kembali ke The Fed, Warsh memiliki rekam jejak panjang di sektor publik dan swasta, termasuk menjabat sebagai asisten khusus presiden untuk kebijakan ekonomi di Gedung Putih. Ia juga membawa pengalaman dari industri keuangan sebagai mantan eksekutif di departemen merger dan akuisisi (M&A) Morgan Stanley di New York.
​Penunjukan ini memicu optimisme tinggi di industri aset digital karena Warsh dikenal sebagai sosok yang pro-crypto dan dikabarkan memiliki portofolio pada beberapa altcoin. Dalam proses konfirmasinya, Warsh menjanjikan adanya perubahan rezim di tubuh The Fed. Kehadirannya diharapkan membawa arah kebijakan moneter yang lebih terbuka serta ramah terhadap inovasi teknologi blockchain.