asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT59,942.2+572.33 ( +0.96% )
ETHUSDT1,580.17+20.59 ( +1.32% )
GUSDT0.00321-0.00023 ( -6.69% )
HUSDT0.06209+0.00165 ( +2.73% )
HEIUSDT0.1456-0.0393 ( -21.26% )
HYPEUSDT65.127+2.43 ( +3.88% )
MUSDT0.78703-0.126634 ( -13.86% )
SOLUSDT73.78+7.63 ( +11.53% )
XRPUSDT1.0476+0.0142 ( +1.37% )
Powered by
News - Regulation

Senator AS Ini Sebut Kartel Perbankan Panik Hadapi RUU CLARITY Act

User
May 11, 2026 | 23:19 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
May 11, 2026 | 23:19 WIB
Senator AS Ini Sebut Kartel Perbankan Panik Hadapi RUU CLARITY Act

​Senator AS, Bernie Moreno, menyebut industri perbankan konvensional kini dalam mode panik total menghadapi regulasi stablecoin, CLARITY Act. Moreno menuding bank-bank besar merasa terancam karena inovasi stablecoin berpotensi memecah monopoli mereka atas dana nasabah yang selama ini dikelola demi bonus eksekutif.

​"Selama puluhan tahun, bank memperlakukan deposit nasabah seperti celengan pribadi mereka sendiri," tegas Moreno pada Senin (11/5). Ia menambahkan bahwa lobi perbankan ke Kongres saat ini hanyalah upaya ketakutan untuk menghambat kebebasan finansial masyarakat yang ditawarkan oleh aset kripto.

​Meskipun perbankan terus mendesak pembatasan regulasi, market kripto tetap menunjukkan daya tahan kuat. Bitcoin terpantau stabil di kisaran $81.000, mengabaikan gejolak lobi perbankan yang masih terus berlangsung menjelang pengesahan RUU tersebut.

Copiedbagikan