


​Pangkalan udara Militer Inggris di Siprus menjadi target serangan drone Iran pada Minggu malam (1/3) waktu setempat. Serangan ini merupakan bentuk retaliasi langsung setelah London mengizinkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan tersebut sebagai titik luncur operasi militer terhadap Iran. Otoritas Inggris segera memberlakukan status siaga tinggi dan memerintahkan seluruh personel untuk tetap berada di dalam ruangan guna menghindari dampak ledakan lebih lanjut.
​Laporan lapangan menyebutkan serangan drone tersebut memicu sirine peringatan di seluruh area pangkalan, dengan beberapa ledakan terdengar di dekat area landasan pacu sekitar pukul 22.30. Situasi regional semakin memanas setelah kelompok Hezbollah Lebanon juga dilaporkan meluncurkan rangkaian serangan rudal ke wilayah Israel, memperluas cakupan konflik di luar perbatasan Iran.
​Eskalasi militer ini memicu volatilitas yang sangat tinggi di market komoditas global menjelang pembukaan perdagangan mingguan. Harga emas melambung tinggi sebagai aset safe haven ke level $5.380 per troy ounce, sementara itu, harga minyak mentah juga melonjak ke level $72 per barel di tengah kekhawatiran akan gangguan pasokan energi di jalur vital Mediterania dan Timur Tengah.