asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT65,958.0-893.81 ( -1.34% )
EPICUSDT0.609+0.116 ( +23.53% )
ETHUSDT1,794.57-34.63 ( -1.89% )
HUSDT0.3-0.03606 ( -10.73% )
HMSTRUSDT0.0001774+0.000012 ( +7.26% )
HYPEUSDT74.022+6.03 ( +8.87% )
JTOUSDT0.8098+0.0409 ( +5.32% )
SOLUSDT73.68-1.6 ( -2.13% )
Powered by
News

Pemerintah Klaim Investor Global Tetap Minati Investasi di Indonesia

User
June 16, 2026 | 14:25 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
June 16, 2026 | 14:25 WIB
Pemerintah Klaim Investor Global Tetap Minati Investasi di Indonesia

Di tengah tekanan yang terjadi pada pasar keuangan domestik dan pelemahan rupiah dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah menegaskan bahwa daya tarik Indonesia di mata investor global masih terjaga.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa sejumlah investor internasional tetap menunjukkan ketertarikan untuk menanamkan modal di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan berdasarkan hasil kunjungan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani ke berbagai negara untuk bertemu pelaku usaha dan investor global.

Menurut Teddy, berbagai pertemuan tersebut menghasilkan sinyal positif mengenai persepsi investor terhadap prospek ekonomi Indonesia. Investor disebut masih melihat peluang pertumbuhan jangka panjang, terutama pada sektor hilirisasi, infrastruktur, energi, dan ekonomi digital.

Pemerintah menilai kondisi ini menunjukkan bahwa Indonesia tetap menjadi salah satu tujuan investasi yang menarik di kawasan Asia, meskipun saat ini pasar global masih dibayangi ketidakpastian geopolitik, suku bunga tinggi, dan perlambatan ekonomi di sejumlah negara.

Kepercayaan investor juga dinilai tidak hanya tercermin dari komitmen investasi baru, tetapi juga dari keberlanjutan proyek-proyek yang telah berjalan. Sejumlah perusahaan global disebut masih melanjutkan ekspansi bisnis mereka di Indonesia dan menjadikan pasar domestik sebagai bagian penting dari strategi pertumbuhan regional.

Di sisi lain, pemerintah mengakui bahwa tantangan ekonomi global masih berpotensi memengaruhi sentimen pasar dalam jangka pendek. Namun, fundamental ekonomi nasional diyakini tetap cukup kuat untuk menopang arus investasi dan aktivitas bisnis.

Pemerintah berharap masuknya investasi baru dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat sektor industri nasional, serta menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Optimisme tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan pelaku usaha terhadap prospek ekonomi Indonesia ke depan.

Copiedbagikan