SoftBank dikabarkan berencana berinvestasi senilai $50 miliar di Malaysia untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI), teknologi baru, dan pusat data. Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengungkapkan rencana tersebut setelah berbicara dengan pendiri SoftBank, Masayoshi Son.
Dalam pernyataannya di Melaka, Anwar mengatakan Son telah memilih Kuching di Sarawak serta sejumlah lokasi di Semenanjung Malaysia. Pusat data akan menyediakan fasilitas komputer untuk menyimpan dan mengolah data yang dibutuhkan layanan AI.
Sebelumnya, pada 8 Oktober 2026, SoftBank menandatangani kesepakatan awal dengan Grab dan Petroleum Sarawak Berhad (PETROS) untuk menjajaki pembangunan fasilitas AI dan teknologi digital di Sarawak. Kerja sama ini juga mencakup pengembangan robotika serta pelatihan tenaga kerja lokal.


.png)
