

.png)
.png)

SoftBank dikabarkan tengah merancang pembentukan perusahaan baru yang fokus pada kecerdasan buatan, robotika, dan infrastruktur data center dengan nama Roze. Perusahaan ini akan berdiri secara terpisah dan direncanakan melantai di bursa Amerika Serikat dengan target valuasi mencapai $100 miliar, menurut laporan Financial Times.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi agresif SoftBank untuk memperkuat posisinya di sektor AI global, seiring meningkatnya permintaan terhadap komputasi berdaya tinggi dan infrastruktur data center yang mendukung pengembangan model kecerdasan buatan generatif.
Dalam beberapa tahun terakhir, SoftBank melalui Vision Fund telah berinvestasi besar pada perusahaan teknologi berbasis AI dan otomasi. CEO SoftBank, Masayoshi Son, sebelumnya juga menegaskan ambisinya untuk menjadikan grup tersebut sebagai pemain utama dalam revolusi AI, termasuk melalui pengembangan ekosistem chip, robotika, hingga platform komputasi.
Selain itu, tren global menunjukkan lonjakan investasi pada sektor data center dan AI, didorong oleh ekspansi perusahaan seperti NVIDIA dan Microsoft yang terus meningkatkan kapasitas komputasi untuk kebutuhan AI. SoftBank melihat peluang besar untuk mengintegrasikan teknologi robotika dan AI dalam satu entitas bisnis yang scalable dan menarik bagi investor publik.
Rencana IPO Roze di AS juga mencerminkan upaya SoftBank untuk mengakses pasar modal terbesar di dunia sekaligus menarik minat investor global terhadap sektor AI yang sedang mengalami pertumbuhan eksponensial.