Solana resmi mengaktifkan Transaction V1 di mainnet pada 15 September 2026, meningkatkan batas maksimum ukuran transaksi dari 1.232 byte menjadi 4.096 byte atau sekitar 3,3 kali lipat. Upgrade ini membuka ruang bagi aplikasi untuk menjalankan transaksi yang lebih kompleks dalam satu proses.
Dengan kapasitas baru tersebut, aktivitas seperti multi-step trade, persetujuan multisig berukuran besar hingga zero-knowledge proof (ZK proof) dapat dimasukkan ke dalam satu transaksi atomik. Sebelumnya, sejumlah operasi kompleks harus dipecah menjadi beberapa transaksi karena keterbatasan ukuran.
Format lama, yakni legacy dan V0, tetap didukung sehingga aplikasi tidak diwajibkan langsung menggunakan V1. Namun, wallet, indexer, RPC provider dan layanan lain yang membaca data blockchain perlu memperbarui sistem agar dapat mengenali transaksi V1. Sistem yang belum kompatibel berisiko gagal membaca atau menampilkan informasi transaksi secara tidak akurat.
Upgrade ini tidak secara langsung meningkatkan transaksi per detik (TPS) Solana dan tidak memperkenalkan biaya baru berdasarkan ukuran byte. Meski demikian, transaksi yang lebih besar membutuhkan bandwidth lebih banyak dan dalam kondisi jaringan padat dapat membutuhkan priority fee lebih tinggi.
Dampak jangka pendek terhadap harga SOL juga relatif terbatas. Namun, Transaction V1 menjadi peningkatan penting bagi developer karena memungkinkan pembangunan aplikasi DeFi dan kriptografi yang lebih kompleks tanpa harus memecah satu aktivitas ke beberapa transaksi.


.png)
