


​Perusahaan milik Elon Musk, SpaceX, mencatatkan sejarah baru di pasar finansial global setelah melantai di bursa saham (IPO). Harga saham SpaceX melonjak hingga 20% pada Senin dan kini bertengger di harga $215 per lembar saham pada perdagangan Selasa (16/6) waktu setempat. Lonjakan ini resmi membawa kapitalisasi pasar SpaceX melewati $2,7 triliun dan menyalip Amazon sebagai perusahaan paling berharga kelima di dunia.
​Pergeseran posisi ini terbilang kontras jika melihat perbandingan performa keuangan kedua perusahaan. Amazon mencatatkan laba bersih sebesar $78 miliar dari total penjualan $717 miliar sepanjang tahun lalu, sementara laporan keuangan SpaceX masih membukukan kerugian sebesar $4,9 miliar dengan pendapatan di angka $18,7 miliar.
​Namun, minat pasar langsung menguat setelah SpaceX mengumumkan akuisisi startup pemrograman AI, Cursor, senilai $60 miliar. Langkah strategis ini diambil setelah Elon Musk mengakui bahwa perusahaan AI miliknya, xAI, yang kini dilebur ke dalam SpaceX, harus dibangun ulang menggunakan fondasi teknologi dari Cursor.
​Faktor utama yang membuat harga saham SpaceX melonjak tajam sejak debut IPO pada hari Jumat lalu adalah kelangkaan pasokan di pasar. SpaceX hanya melepas sekitar 4% dari total sahamnya untuk diperdagangkan secara publik, sehingga harga sahamnya menjadi sangat sensitif terhadap tingginya permintaan investor.