


​Standard Chartered (SC) beri peringatan keras bagi para pelaku market dengan memangkas target harga aset kripto secara drastis. Berdasarkan laporan riset terbaru pada (12/2), Standard Chartered menurunkan target akhir tahun BTC dari $150.000 menjadi hanya $100.000. Lembaga perbankan raksasa tersebut bahkan memprediksi bahwa BTC berisiko mengalami fase dump hingga menyentuh level $50.000 sebelum akhirnya masuk ke fase recovery yang sesungguhnya.
​Revisi pesimistis ini merupakan yang kedua kalinya dalam tiga bulan terakhir. Analis dari bank investasi yang bermarkas di London ini menyoroti beberapa faktor risiko yang menjadi beban berat bagi market, di antaranya adalah derasnya outflow dari ETF BTC, kondisi ekonomi makro yang memburuk, serta potensi penundaan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve. Saat ini, BTC masih terjebak dalam tren koreksi setelah turun lebih dari 40% dari harga all-time high pada Oktober tahun lalu.
​Nasib serupa juga diprediksi menimpa ETH. Standard Chartered memangkas target akhir tahun ETH dari $7.500 menjadi $4.000. Namun, yang lebih mengkhawatirkan bagi investor adalah peringatan bahwa ETH bisa saja terperosok hingga ke level $1.400 sebelum target tersebut tercapai. Proyeksi dari bank investasi global ini menambah sentimen negatif di tengah kondisi market yang sedang berjuang melawan tekanan jual besar-besaran di awal tahun 2026.